Peluang

20 Contoh Soal Peluang dan Pembahasannya Lengkap

Berikut adalah soal latihan Peluang lengkap dengan pembahasan dan penjelasan langkah demi langkah agar lebih mudah dipahami.

Soal 1

Sebuah dadu bersisi enam dilempar satu kali. Peluang muncul mata dadu kurang dari 5 adalah …

  1. 16
  2. 13
  3. 12
  4. 23
  5. 56

Jawaban: D. 23
Pembahasan sederhana: Bayangkan dadu itu punya 6 pintu bernomor 1 sampai 6, lalu kita hitung berapa pintu yang nomornya di bawah 5.
Rumus: Peluang = banyak kejadian yang diinginkan / banyak seluruh kemungkinan.
Mata dadu kurang dari 5: 1, 2, 3, 4 = 4 kemungkinan.
Seluruh kemungkinan = 6.
Peluang = 46 = 23.
Hati-hati, angka 5 TIDAK ikut dihitung karena soalnya “kurang dari”, bukan “kurang dari atau sama dengan”.

Soal 2

Dua koin dilempar bersamaan satu kali. Peluang muncul kedua-duanya sisi gambar adalah …

  1. 14
  2. 13
  3. 12
  4. 34
  5. 1

Jawaban: A. 14
Pembahasan sederhana: Tulis dulu semua kemungkinan hasilnya supaya tidak ada yang terlewat. Misal A = angka dan G = gambar.
Ruang sampel: AA, AG, GA, GG = 4 kemungkinan.
Kejadian kedua-duanya gambar: hanya GG = 1 kemungkinan.
Peluang = 14.
Jangan tertukar dengan 13, karena AG dan GA adalah DUA hasil yang berbeda.

Soal 3

Sebuah kotak berisi 5 bola merah, 3 bola biru, dan 2 bola hijau. Jika satu bola diambil secara acak, peluang terambil bola biru adalah …

  1. 110
  2. 15
  3. 310
  4. 37
  5. 12

Jawaban: C. 310
Pembahasan sederhana: Bayangkan kotak itu seperti toples permen berisi 10 permen, dan kita ingin permen rasa biru.
Banyak seluruh bola = 5 + 3 + 2 = 10.
Banyak bola biru = 3.
Peluang = 310.
Hati-hati, pembaginya adalah SEMUA bola (10), bukan hanya bola yang berwarna selain biru (7).

Soal 4

Sebuah pabrik mencatat bahwa peluang sebuah produk cacat adalah 0,05. Jika pabrik tersebut memproduksi 800 produk, frekuensi harapan produk yang cacat adalah …

  1. 4
  2. 40
  3. 80
  4. 400
  5. 760

Jawaban: B. 40
Pembahasan sederhana: Frekuensi harapan itu seperti “perkiraan jumlah yang kita harapkan terjadi” kalau percobaan dilakukan berkali-kali.
Rumus: Frekuensi harapan = peluang × banyak percobaan.
Frekuensi harapan = 0,05 × 800 = 40.
Jadi diharapkan ada 40 produk yang cacat.
Hati-hati, 760 adalah jumlah produk yang TIDAK cacat (800 – 40), bukan yang ditanyakan.

Soal 5

Berdasarkan prakiraan cuaca, peluang besok turun hujan adalah 0,35. Peluang besok tidak turun hujan adalah …

  1. 0,35
  2. 0,45
  3. 0,53
  4. 0,55
  5. 0,65

Jawaban: E. 0,65
Pembahasan sederhana: Besok hanya ada dua kemungkinan, hujan atau tidak hujan. Jadi kalau digabung, peluangnya harus pas 1 (100%).
Rumus peluang komplemen: P(tidak A) = 1 – P(A).
P(tidak hujan) = 1 – 0,35 = 0,65.
Jadi peluang besok tidak hujan adalah 0,65.

Soal 6

Dua buah dadu dilempar bersamaan satu kali. Peluang muncul jumlah kedua mata dadu sama dengan 8 adalah …

  1. 19
  2. 536
  3. 16
  4. 512
  5. 56

Jawaban: B. 536
Pembahasan sederhana: Dua dadu punya 6 × 6 = 36 pasangan hasil. Sekarang kita cari pasangan yang jumlahnya 8.
Pasangan berjumlah 8: (2,6), (3,5), (4,4), (5,3), (6,2) = 5 pasangan.
Seluruh kemungkinan = 36.
Peluang = 536.
Hati-hati, (2,6) dan (6,2) dihitung DUA pasangan berbeda. Sedangkan 16 adalah peluang jumlah 7, bukan jumlah 8.

Soal 7

Dari satu set kartu bridge yang lengkap (52 kartu), diambil satu kartu secara acak. Peluang terambil kartu hati adalah …

  1. 152
  2. 126
  3. 113
  4. 14
  5. 12

Jawaban: D. 14
Pembahasan sederhana: Satu set kartu bridge terdiri dari 4 jenis (hati, wajik, sekop, keriting), dan masing-masing jenis punya jumlah kartu yang sama.
Banyak kartu hati = 13.
Seluruh kartu = 52.
Peluang = 1352 = 14.
Hati-hati, 12 adalah peluang kartu MERAH (hati dan wajik), bukan hati saja.

Soal 8

Dalam sebuah pertandingan, peluang tim Garuda menang adalah 0,3 dan peluang pertandingan berakhir seri adalah 0,45. Peluang tim Garuda kalah adalah …

  1. 0,135
  2. 0,15
  3. 0,25
  4. 0,75
  5. 0,85

Jawaban: C. 0,25
Pembahasan sederhana: Dalam satu pertandingan hanya ada tiga hasil: menang, seri, atau kalah. Ketiganya tidak mungkin terjadi bersamaan, jadi total peluangnya 1.
Peluang menang atau seri = 0,3 + 0,45 = 0,75.
Rumus komplemen: P(kalah) = 1 – P(menang atau seri).
P(kalah) = 1 – 0,75 = 0,25.
Hati-hati, 0,75 adalah peluang TIDAK kalah, sedangkan 0,135 muncul kalau kedua peluang dikalikan (itu keliru karena menang dan seri tidak terjadi bersamaan).

Soal 9

Sebuah dadu dan sebuah koin dilempar bersamaan satu kali. Peluang muncul mata dadu kurang dari 3 dan sisi gambar pada koin adalah …

  1. 16
  2. 14
  3. 13
  4. 12
  5. 56

Jawaban: A. 16
Pembahasan sederhana: Hasil dadu tidak mempengaruhi hasil koin, jadi keduanya adalah kejadian yang SALING BEBAS. Peluangnya tinggal dikalikan.
Rumus: P(A dan B) = P(A) × P(B).
Peluang dadu kurang dari 3 (yaitu 1 dan 2) = 26 = 13.
Peluang koin muncul gambar = 12.
P = 13 × 12 = 16.
Hati-hati, 13 adalah peluang dadunya saja (lupa mengalikan peluang koin), dan 56 muncul kalau peluangnya dijumlahkan (keliru).

Soal 10

Sebuah kotak berisi 4 bola merah dan 6 bola putih. Dua bola diambil satu per satu tanpa pengembalian. Peluang kedua bola yang terambil berwarna merah adalah …

  1. 115
  2. 215
  3. 425
  4. 15
  5. 25

Jawaban: B. 215
Pembahasan sederhana: Karena bola pertama tidak dikembalikan, isi kotak berubah saat mengambil bola kedua. Jadi peluang kedua harus dihitung dari sisa bola.
Pengambilan pertama: peluang merah = 410.
Setelah satu merah diambil, sisa 3 merah dari 9 bola, sehingga peluang merah kedua = 39.
P = 410 × 39 = 1290 = 215.
Hati-hati, 425 adalah hasil kalau bolanya DIKEMBALIKAN (410 × 410), padahal soal menyebut tanpa pengembalian.

Soal 11

Sebuah kantong berisi 5 kelereng merah dan 3 kelereng putih. Dua kelereng diambil sekaligus secara acak. Peluang terambil satu kelereng merah dan satu kelereng putih adalah …

  1. 1556
  2. 38
  3. 12
  4. 1528
  5. 58

Jawaban: D. 1528
Pembahasan sederhana: Karena diambil sekaligus, urutan tidak penting, jadi kita pakai kombinasi.
Rumus: Peluang = banyak cara yang diinginkan / banyak seluruh cara.
Seluruh cara mengambil 2 dari 8 kelereng = C(8,2) = (8 × 7)/2 = 28.
Cara mengambil 1 merah dari 5 dan 1 putih dari 3 = 5 × 3 = 15.
Peluang = 1528.
Hati-hati, 1556 muncul kalau kita hanya menghitung satu urutan (merah dulu baru putih), padahal putih dulu baru merah juga termasuk.

Soal 12

Tiga koin dilempar bersamaan satu kali. Peluang muncul paling sedikit dua sisi gambar adalah …

  1. 18
  2. 38
  3. 12
  4. 58
  5. 78

Jawaban: C. 12
Pembahasan sederhana: “Paling sedikit dua gambar” artinya boleh dua gambar ATAU tiga gambar. Kita daftar dulu semua kemungkinannya.
Seluruh kemungkinan = 2 × 2 × 2 = 8.
Tepat dua gambar: GGA, GAG, AGG = 3 kemungkinan.
Tiga gambar: GGG = 1 kemungkinan.
Kejadian yang diinginkan = 3 + 1 = 4.
Peluang = 48 = 12.
Hati-hati, 38 adalah peluang TEPAT dua gambar (lupa menghitung GGG).

Soal 13

Di sebuah kelas terdapat 40 siswa, terdiri atas 25 siswa perempuan dan 15 siswa laki-laki. Di antara siswa perempuan, 10 orang berkacamata. Di antara siswa laki-laki, 5 orang berkacamata. Satu siswa dipilih secara acak dan diketahui siswa tersebut perempuan. Peluang siswa tersebut berkacamata adalah …

  1. 14
  2. 38
  3. 25
  4. 35
  5. 23

Jawaban: C. 25
Pembahasan sederhana: Karena sudah diketahui yang terpilih perempuan, kita hanya melihat kelompok perempuan saja, yaitu 25 siswa. Siswa laki-laki tidak perlu dihitung lagi.
Rumus peluang bersyarat: P(berkacamata | perempuan) = banyak perempuan berkacamata / banyak perempuan.
Perempuan berkacamata = 10.
Banyak perempuan = 25.
Peluang = 1025 = 25.
Hati-hati, 14 (1040) keliru karena membagi dengan SEMUA siswa, dan 38 (1540) adalah peluang siswa berkacamata tanpa melihat jenis kelamin.

Soal 14

Dari angka-angka 1, 2, 3, 4, dan 5 akan disusun bilangan dua angka dengan angka yang berbeda. Jika satu bilangan dipilih secara acak, peluang bilangan tersebut genap adalah …

  1. 15
  2. 25
  3. 12
  4. 35
  5. 45

Jawaban: B. 25
Pembahasan sederhana: Bilangan genap ditentukan oleh angka terakhirnya (satuan). Jadi kita mulai dari angka satuan dulu.
Banyak seluruh bilangan: puluhan 5 pilihan, satuan 4 pilihan = 5 × 4 = 20.
Bilangan genap: satuan harus 2 atau 4 (2 pilihan), puluhan sisa 4 pilihan = 2 × 4 = 8.
Peluang = 820 = 25.
Hati-hati, 35 adalah peluang bilangan GANJIL (12 dari 20).

Soal 15

Sebuah dadu bersisi enam dilempar sebanyak 120 kali. Frekuensi harapan muncul mata dadu yang merupakan faktor dari 6 adalah …

  1. 20
  2. 40
  3. 60
  4. 80
  5. 100

Jawaban: D. 80
Pembahasan sederhana: Cari dulu mata dadu mana saja yang merupakan faktor dari 6, lalu hitung peluangnya.
Faktor dari 6: 1, 2, 3, 6 = 4 mata dadu.
Peluang = 46 = 23.
Rumus: Frekuensi harapan = peluang × banyak percobaan.
Frekuensi harapan = 23 × 120 = 80.
Hati-hati, jangan lupa angka 1 dan 6 juga termasuk faktor dari 6. Kalau hanya menghitung 3 angka, hasilnya 60 (itu keliru).

Soal 16

Seorang atlet panahan melepaskan 50 anak panah. Dari percobaan tersebut, 35 anak panah mengenai sasaran. Berdasarkan data tersebut, peluang empirik atlet itu mengenai sasaran pada satu kali tembakan adalah …

  1. 310
  2. 37
  3. 12
  4. 35
  5. 710

Jawaban: E. 710
Pembahasan sederhana: Peluang empirik dihitung dari hasil percobaan nyata, bukan dari teori. Caranya: berapa kali berhasil dibanding berapa kali mencoba.
Rumus: Peluang empirik = banyak kejadian berhasil / banyak percobaan.
Banyak berhasil = 35.
Banyak percobaan = 50.
Peluang = 3550 = 710.
Hati-hati, 310 adalah peluang TIDAK mengenai sasaran (15 dari 50).

Soal 17

Peluang seorang siswa lolos seleksi tulis adalah 0,5 dan peluang lolos seleksi wawancara adalah 0,4. Peluang siswa tersebut lolos kedua seleksi sekaligus adalah 0,2. Peluang siswa tersebut lolos paling sedikit satu seleksi adalah …

  1. 0,1
  2. 0,2
  3. 0,5
  4. 0,7
  5. 0,9

Jawaban: D. 0,7
Pembahasan sederhana: Kejadian lolos tulis dan lolos wawancara bisa terjadi bersamaan, jadi ada bagian yang tumpang tindih. Kalau langsung dijumlahkan, bagian itu terhitung DUA KALI, sehingga harus dikurangi sekali.
Rumus: P(A ∪ B) = P(A) + P(B) – P(A ∩ B).
P(A ∪ B) = 0,5 + 0,4 – 0,2
P(A ∪ B) = 0,9 – 0,2 = 0,7.
Hati-hati, 0,9 adalah hasil kalau lupa mengurangi irisannya.

Soal 18

Sebuah kartu diambil secara acak dari 20 kartu yang bernomor 1 sampai 20. Peluang terambil kartu bernomor kelipatan 3 atau kelipatan 5 adalah …

  1. 310
  2. 25
  3. 920
  4. 12
  5. 1120

Jawaban: C. 920
Pembahasan sederhana: Ada angka yang kelipatan 3 sekaligus kelipatan 5, yaitu 15. Angka ini tidak boleh dihitung dua kali.
Kelipatan 3: 3, 6, 9, 12, 15, 18 = 6 kartu.
Kelipatan 5: 5, 10, 15, 20 = 4 kartu.
Kelipatan 3 dan 5 sekaligus: 15 = 1 kartu.
Banyak kartu yang diinginkan = 6 + 4 – 1 = 9.
Peluang = 920.
Hati-hati, kalau lupa mengurangi 1 kartu yang terhitung dua kali, hasilnya 1020 = 12 (itu keliru).

Soal 19

Peluang Andi lulus tes masuk adalah 0,8 dan peluang Budi lulus tes yang sama adalah 0,7. Keduanya mengerjakan tes secara terpisah sehingga kejadian lulusnya saling bebas. Peluang Andi dan Budi keduanya lulus adalah …

  1. 0,10
  2. 0,56
  3. 0,75
  4. 0,94
  5. 1,50

Jawaban: B. 0,56
Pembahasan sederhana: Hasil tes Andi tidak mempengaruhi hasil tes Budi. Untuk kejadian saling bebas yang harus terjadi KEDUANYA, peluangnya dikalikan.
Rumus: P(A dan B) = P(A) × P(B).
P = 0,8 × 0,7 = 0,56.
Jadi peluang keduanya lulus adalah 0,56.
Hati-hati, 1,50 muncul kalau dijumlahkan (mustahil karena peluang tidak pernah lebih dari 1), dan 0,94 adalah peluang paling sedikit SATU orang lulus.

Soal 20

Manakah di antara nilai berikut yang bukan merupakan nilai peluang suatu kejadian?

  1. 0
  2. 25
  3. 0,75
  4. 1
  5. 1,2

Jawaban: E. 1,2
Pembahasan sederhana: Peluang itu seperti persentase kemungkinan terjadi, paling kecil 0% dan paling besar 100%. Tidak ada kejadian yang kemungkinannya lebih dari 100%.
Rumus: 0 ≤ P(A) ≤ 1.
Nilai 0 = kejadian MUSTAHIL, boleh.
Nilai 25 = 0,4, ada di antara 0 dan 1, boleh.
Nilai 0,75, ada di antara 0 dan 1, boleh.
Nilai 1 = kejadian PASTI, boleh.
Nilai 1,2 LEBIH DARI 1, jadi tidak boleh menjadi nilai peluang.